Tampilkan postingan dengan label Planet. Tampilkan semua postingan
"Inilah Foto Pertama Bumi Yang Dipotret dari Bulan"
Bumi pernah dipotret oleh Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika
(NASA) dari wilayah sekitar Bulan pada 23 Agustus 1966, namun sayangnya
NASA tak mengungkapkan pada publik foto tersebut. Namun kini NASA
merilis foto itu dalam rangka memperingati pemotretan Bumi dari Bulan
yang dilakukan 47 tahun silam.
Bumi terlihat hanya berwarna abu-abu, hitam, dan putih. Sama sekali tak ada warna biru dari air laut ataupun hijau dari pepohonan Bumi.
Foto ini sendiri diambil dari wilayah Bulan posisi United Sates Lunar Orbiter I. Lebih tepatnya saat pesawat luar angkasa berada di orbit 16, ketika melewati Bulan di bagian belakang. Foto yang dirilis baru-baru ini memiliki kualitas yang lebih bagus dan lebih memukau.
Bagaimana Menurut kamu tentang foto ini?
Bumi terlihat hanya berwarna abu-abu, hitam, dan putih. Sama sekali tak ada warna biru dari air laut ataupun hijau dari pepohonan Bumi.
Foto ini sendiri diambil dari wilayah Bulan posisi United Sates Lunar Orbiter I. Lebih tepatnya saat pesawat luar angkasa berada di orbit 16, ketika melewati Bulan di bagian belakang. Foto yang dirilis baru-baru ini memiliki kualitas yang lebih bagus dan lebih memukau.
Bagaimana Menurut kamu tentang foto ini?
![Foto: "Inilah Foto Pertama Bumi Yang Dipotret dari Bulan"
Bumi pernah dipotret oleh Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika (NASA) dari wilayah sekitar Bulan pada 23 Agustus 1966, namun sayangnya NASA tak mengungkapkan pada publik foto tersebut. Namun kini NASA merilis foto itu dalam rangka memperingati pemotretan Bumi dari Bulan yang dilakukan 47 tahun silam.
Bumi terlihat hanya berwarna abu-abu, hitam, dan putih. Sama sekali tak ada warna biru dari air laut ataupun hijau dari pepohonan Bumi.
Foto ini sendiri diambil dari wilayah Bulan posisi United Sates Lunar Orbiter I. Lebih tepatnya saat pesawat luar angkasa berada di orbit 16, ketika melewati Bulan di bagian belakang. Foto yang dirilis baru-baru ini memiliki kualitas yang lebih bagus dan lebih memukau.
Bagaimana Menurut kamu tentang foto ini?
[FAAI/softpedia/okezone]
Admin "N.P"](https://fbcdn-sphotos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-prn2/1236803_412731728833469_597938240_n.png)
Kamis, 12 September 2013
Posted by Forum Astronom Amatir Indonesia - FAAI
Tag :
FotoLuarAngkasa,
Planet
Bagaimana jika bumi kehilangan atmosfer? Pernahkah kalian bayangkan bagaimana bahaya nya dan apa saja dampaknya? Berikut ini adalah beberapa dampak akibat jika bumi kehilangan atmosfer :
1. Siang hari terpanggang dan malam hari akan jadi beku.
2. Bumi akan kekeringan.
3. Bumi akan mudah terkena hajaran badai meteor.
4. Penyakit metabolisme merajalela.
5. Tidak ada siaran radio.
6. Bumi mengalami kehancuran karena badai matahari.
7. Makhluk hidup akan punah.
Penjelasan :
Atmosfer menjadi payung di siang hari untuk melindungi seluruh makhluk yang ada di bumi dari panas yang memanggang, sedangkan malam hari atmosfer berguna sebagai selimut untuk melindungi umat bumi dari kebekuan. Jika atmosfer bumi tidak ada, maka menurut perhitungan suhu bumi pada malam hari jadi minus 270 der C, yang berarti kehidupan bumi akan punah membeku.
Jika Lapisan troposphere (lapisan atmosfer yg paling bawah) tidak ada, maka bumi akan mengalami kekeringan, karena lapisan troposphere ini adalah tempatnya pembentukan awan hujan.
Atmosfer bumi juga melindungi bumi dari serangan meteor. Jika atmosfer hilang, maka meteor pun langsung menghantam bumi.
Lapisan atmosfer yg disebut ionosphere, berfungsi untuk memantulkan gelombang radio. Bayangkan jika lapisan ini tdk ada maka umat di bumi tidak pernah bisa mendengarkan berita, informasi, musik, atau apapun dari media radio.
Atmosfer kita juga menahan terpaan badai matahari, dari terpaan tersebut akan ditahan oleh atmosfer dan kutub bumi. Tetapi, jika tak ada atmosfer, maka badai matahari akan langsung mengenai permukaan bumi.
Atmosfer bumi yang terdiri dari mayoritas nitrogen (78%), 20% oksigen, dan 1% gas-gas lain, dibutuhkan untuk syarat hidup oleh semua makhluk (manusia, hewan, tumbuhan). Tidak ada atmosfer maka semua akan mati.
***
Itulah salahsatu hal yang diakibatkan jika atmosfer bumi tak ada. Masih banyak hal buruk lainnya yang lebih buruk dari hal yang disebutkan diatas.
1. Siang hari terpanggang dan malam hari akan jadi beku.
2. Bumi akan kekeringan.
3. Bumi akan mudah terkena hajaran badai meteor.
4. Penyakit metabolisme merajalela.
5. Tidak ada siaran radio.
6. Bumi mengalami kehancuran karena badai matahari.
7. Makhluk hidup akan punah.
Penjelasan :
Atmosfer menjadi payung di siang hari untuk melindungi seluruh makhluk yang ada di bumi dari panas yang memanggang, sedangkan malam hari atmosfer berguna sebagai selimut untuk melindungi umat bumi dari kebekuan. Jika atmosfer bumi tidak ada, maka menurut perhitungan suhu bumi pada malam hari jadi minus 270 der C, yang berarti kehidupan bumi akan punah membeku.
Jika Lapisan troposphere (lapisan atmosfer yg paling bawah) tidak ada, maka bumi akan mengalami kekeringan, karena lapisan troposphere ini adalah tempatnya pembentukan awan hujan.
Atmosfer bumi juga melindungi bumi dari serangan meteor. Jika atmosfer hilang, maka meteor pun langsung menghantam bumi.
Lapisan atmosfer yg disebut ionosphere, berfungsi untuk memantulkan gelombang radio. Bayangkan jika lapisan ini tdk ada maka umat di bumi tidak pernah bisa mendengarkan berita, informasi, musik, atau apapun dari media radio.
Atmosfer kita juga menahan terpaan badai matahari, dari terpaan tersebut akan ditahan oleh atmosfer dan kutub bumi. Tetapi, jika tak ada atmosfer, maka badai matahari akan langsung mengenai permukaan bumi.
Atmosfer bumi yang terdiri dari mayoritas nitrogen (78%), 20% oksigen, dan 1% gas-gas lain, dibutuhkan untuk syarat hidup oleh semua makhluk (manusia, hewan, tumbuhan). Tidak ada atmosfer maka semua akan mati.
***
Itulah salahsatu hal yang diakibatkan jika atmosfer bumi tak ada. Masih banyak hal buruk lainnya yang lebih buruk dari hal yang disebutkan diatas.
Admin "N.P"
"Hujan Kaca di Planet HD 189733b"

Coba bayangkan kalau suatu hari ketika hujan turun.. ternyata bukan air yang membasahi Bumi melainkan kaca!! Pastinya kita akan terluka dan mencari pelrindungan. Kisah itu bukan dongeng karena nun jauh di luar angkasa ada sebuah planet seperti yang mengitari bintangnya. Uniknya planet ini punya warna yang sama dengan Bumi. Biru!
*Titik Biru Tua di Kejauhan
Ingat kan kalau Bumi itu kita kenal sebagai Planet Biru atau Titik Biru Pucat yang dilihat dari luar angkasa. tapi, Planet biru yang satu ini tidaklah persis sama dnegan Bumi. Cuma warnanya saja yang sama tapi itupun bukan biru pucat melainkan tua.
Planet Biru Tua tersebut tidak memiliki kemiripan lain dalam hal ukuran, masa atau lokasi di zona laik huni seperti halnya Bumi. Planet yang dilihat Teleskop Hubble milik NASA/ESA tersebut merupakan planet gas raksasa seperti halnya Jupiter dan berada sangat dekat dengan bintang induknya.